Membuat NAS Untuk Efisiensi Pekerjaan Photo dan Video.
Gw sharing sedikit tentang set up NAS yang gw buat hari ini ya, ga bakal banyak hal teknis yang bikin bingung ini murni sharing potensi dan efisiensi saja, buat yang mau deploy mandiri juga ini gampang kok, tanya ke AI gratisan atau cek tutorial di Youtube juga udah ada banyak karena ini memang bukan hal baru lagi.
Fungsi NAS
Jadi NAS itu singkatnya adalah Netword Attached Storaged, yang artinya pakai bahasa bayi ada media penyimpanan yang di sematkan di network atau jaringan yang sudah ada. Jadi mudahnya siapapun yang terhubung ke network ini, bisa akses media penyimpanan yang sudah di setting untuk keperluan penyimpanan file.
Hal ini bakal sangat membantu kalau lu punya media penyimapanan yang terbatas, apalagi sekarang mahal - mahal semua, ssd 2TB aja bisa 3,5 jt - 4 jt sekarang harganya. Bayangin lu pindah cabut colok sana sini cuma buat copy paste beberapa file, tentu ribet kan ? nah kalau pakai NAS ini lu ga bakal nemu itu repotnya pindah - pindahin file, cukup pastikan devicenya terhubung ke network di mana NAS ini di sematkan dan semua file yang lu perlukan ada di sana.
Dan enaknya lu cuma perlu 2 penyimpanan, 1 SSD dan 1 lagi HDD, SSD lu pakai ketika memang sedang mengerjakan sebuah project aktif, dan HDD hanya untuk back up saja, sebagai cadangan in case ada file yang perlu di recover nantinya.
Kelebihan lain NAS + Tailscale + OMV
Nah kalau yang sebelumnya hanya untuk skala rumahan, setup yang ini memungkinkan lu untuk akses home server NAS lu dari mana aja ( diluar home network ). Misalnya lagi di kedai kopi, atau lagi nongkrong di luar gitu, terus lagi mood buat lanjutin editan, tinggal aktifkan VPN Tailscalenya, lalu login ke dashboard / file server NAS lalu download deh file yang mau di kerjain.
Atau misal lagi ada event, atau job, hasil take di lapangan bisa langsung di upload ke server dan kemudian lanjut di proses production oleh editor in-house, system ini bisa mempercepat workflow dengan signifikan untuk pengerjaan post production baik photo maupun video.
Atau misal menjadi vendor, untuk semua file bisa diberikan ke client dalam bentuk link singkat dan menggunakan domain brand, sehingga client tetap akan attach dengan brand kita. Sebenarnya via OMV ( Open Media Vault ) bisa memberikan kita fleksibilitas yang tidak terbatas dalam cara mengirimkan file ke client, tapi untuk bagian ini memang bakal membutuhkan waktu dan riset dalam pengembangannya.
Biaya Pembuatan NAS
Sebenarnya biasa paling besar hanya di bagian server dan penyimpanannya, untuk server gw pakai raspi 4 yang memang sedang nganggur dan tidak di pakai, jika mau kalian yang mau coba bisa pakai STB yang di jual bebas di marketplace, ada banyak bisa langsung cek saja mau di marketplace mana pun gw jamin pasti ada. Setelah itu sisanya paling budget untuk penyimpanannya karena memang harga barang begini lagi naik - naiknya di tahun 2026 ini. Selebihnya gratis karena project ini banyak yg open source juga, jadi buat yang mau coba, modal flashdisk 16GB aja sudah bisa sebenarnya, tapi bakal nanggung karena 16GB ga bakal cukup.



